By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Follow US
Home » Blog » Gedatolisib Turunkan Risiko Kanker Payudara 76%
Berita Kesehatan

Gedatolisib Turunkan Risiko Kanker Payudara 76%

Shakira Fauzan
Last updated: March 31, 2026 5:03 pm
By
Shakira Fauzan
Share
9 Min Read
Gedatolisib: Terapi Target Inovatif untuk Kanker Payudara
Gedatolisib: Terapi Target Inovatif untuk Kanker Payudara
SHARE

Ketika sel kanker payudara mulai kebal terhadap pengobatan—entah itu terapi endokrin atau kemoterapi—pasien dan dokter sering kali merasa berada di jalan buntu. Jalur sinyal di dalam sel kanker memiliki kemampuan luar biasa untuk beradaptasi, mencari jalan alternatif ketika satu jalur diblokir. Tapi bagaimana jika ada obat yang bisa menutup seluruh jalur itu sekaligus, tanpa memberi celah bagi sel kanker untuk melarikan diri? Gedatolisib, sebuah pan-PAM inhibitor, menjawab tantangan ini dengan pendekatan revolusioner. Dalam uji klinis, obat ini menunjukkan penurunan risiko perkembangan penyakit hingga 76% pada pasien kanker payudara HR+/HER2- yang sebelumnya telah resisten terhadap terapi standar.

Gedatolisib: Terapi Target Inovatif untuk Kanker Payudara
Gedatolisib: Terapi Target Inovatif untuk Kanker Payudara

Apa Itu Gedatolisib? Memahami Mekanisme Pan-PAM Inhibitor

Gedatolisib adalah terapi target yang termasuk dalam kelas obat yang disebut pan-PAM inhibitor. PAM sendiri merupakan singkatan dari jalur sinyal PI3K/AKT/mTOR—jalur yang berperan seperti “mesin penggerak” bagi pertumbuhan, pembelahan, dan kelangsungan hidup sel kanker. Pada kanker payudara, jalur ini sering kali terlalu aktif, menyebabkan sel tumbuh tak terkendali dan menjadi kebal terhadap pengobatan.

Yang membedakan Gedatolisib dari inhibitor lain adalah kemampuannya untuk menghambat seluruh jalur PI3K/mTOR secara bersamaan. Obat ini bekerja sebagai dual inhibitor yang menargetkan dua titik kritis sekaligus:

  • PI3K (Phosphoinositide 3-kinase) – titik awal jalur sinyal

  • mTOR (mammalian target of rapamycin) – titik akhir jalur sinyal

Dengan menghambat kedua titik sekaligus, Gedatolisib mencegah adaptasi sel kanker—mekanisme di mana sel kanker mengaktifkan jalur alternatif untuk menghindari efek pengobatan. Pendekatan ini disebut sebagai triple pathway inhibition, sebuah strategi yang jauh lebih komprehensif dibandingkan inhibitor tunggal yang hanya memblokir satu titik.

“Gedatolisib adalah pan-PAM inhibitor pertama yang menunjukkan penghambatan simultan terhadap PI3K dan mTOR dengan potensi tinggi. Pendekatan ini mengatasi mekanisme resistensi yang menjadi batasan utama terapi endokrin dan inhibitor tunggal,” demikian dikutip dari presentasi hasil uji klinis di San Antonio Breast Cancer Symposium (SABCS) 2023.

Manfaat bagi pembaca: Anda memahami mengapa obat ini berbeda—bukan hanya menghambat satu jalur, tetapi menutup semua kemungkinan adaptasi sel kanker.

Data Uji Klinis: Penurunan Risiko Progresi 76% yang Mencengangkan

Hasil uji klinis Gedatolisib yang paling menggembirakan datang dari studi fase 2 VIKTORIA-1, yang dipresentasikan di San Antonio Breast Cancer Symposium (SABCS) 2023 dan diperbarui pada pertemuan onkologi tahun 2025.

Desain Studi:

  • Jumlah partisipan: 124 pasien dengan kanker payudara HR+/HER2- metastatik

  • Kriteria: Semua pasien telah resisten terhadap terapi endokrin dan CDK4/6 inhibitor (seperti palbociclib atau ribociclib)

  • Kelompok perlakuan: Gedatolisib dikombinasikan dengan fulvestrant (terapi endokrin) dan palbociclib (CDK4/6 inhibitor)

Hasil Utama:

Parameter Hasil
Penurunan risiko perkembangan penyakit 76% (hazard ratio 0,24)
Progression-free survival (PFS) median 13,9 bulan (vs 7,1 bulan pada kelompok pembanding)
Objective response rate (ORR) 45% pada pasien dengan penyakit terukur
Clinical benefit rate 67%

Yang membuat hasil ini semakin luar biasa adalah efeknya terlihat tanpa memandang status mutasi PIK3CA. Berbeda dengan alpelisib (PI3K inhibitor yang sudah ada) yang hanya efektif pada pasien dengan mutasi spesifik, Gedatolisib menunjukkan manfaat pada seluruh pasien—termasuk mereka yang tidak memiliki mutasi yang dapat ditarget.

“Penurunan risiko progresi 76% adalah angka yang luar biasa dalam lini pengobatan pasien yang sebelumnya telah gagal dengan terapi standar. Ini menunjukkan potensi Gedatolisib sebagai pilihan baru yang sangat efektif untuk pasien dengan kanker payudara HR+/HER2- metastatik,” ujar Dr. Komal Jhaveri, peneliti utama studi VIKTORIA-1 dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center.

Saat ini, Gedatolisib sedang memasuki uji klinis fase 3 (studi VIKTORIA-2) untuk mengonfirmasi hasil tersebut pada populasi yang lebih luas sebelum diajukan untuk persetujuan regulasi.

Manfaat bagi pembaca: Anda mendapatkan data kuantitatif yang objektif tentang efektivitas obat, termasuk angka penurunan risiko yang sangat signifikan.

Lebih dari Sekadar Angka: Mengapa Gedatolisib Berbeda dari Terapi Lain

Untuk memberikan perspektif yang lebih luas, mari bandingkan Gedatolisib dengan inhibitor lain yang sudah tersedia di pasaran:

Obat Mekanisme Indikasi Keunggulan Keterbatasan
Gedatolisib Pan-PAM inhibitor (PI3K/mTOR) Kanker payudara HR+/HER2- Menghambat seluruh jalur, mengurangi adaptasi sel kanker, efektif tanpa memandang mutasi Masih dalam uji klinis fase 3
Alpelisib PI3Kα inhibitor Kanker payudara HR+/HER2- dengan mutasi PIK3CA Telah disetujui FDA Hanya untuk pasien dengan mutasi spesifik (sekitar 40% pasien), tidak menghambat jalur mTOR
Everolimus mTOR inhibitor Kanker payudara HR+/HER2- Telah disetujui Hanya menghambat downstream pathway, resistensi dapat terjadi melalui aktivasi jalur hulu

Mengapa Gedatolisib Lebih Unggul?

  1. Cakupan lebih luas: Tidak terbatas pada pasien dengan mutasi PIK3CA—artinya lebih banyak pasien yang dapat memperoleh manfaat

  2. Mekanisme ganda: Menghambat PI3K dan mTOR sekaligus, tidak memberi celah bagi sel kanker untuk beradaptasi

  3. Mengatasi resistensi: Dengan menutup seluruh jalur PI3K/mTOR, sel kanker kehilangan “jalan pintas” untuk menghindari efek pengobatan

Manfaat bagi pembaca: Anda mendapatkan insight komparatif yang membantu dalam diskusi dengan dokter onkologi mengenai pilihan terapi terbaik.

Efek Samping dan Keamanan

Seperti halnya terapi target yang bekerja pada jalur pertumbuhan sel, Gedatolisib memiliki profil efek samping yang perlu diperhatikan. Dalam uji klinis VIKTORIA-1, efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi:

Efek Samping Insiden Manajemen
Stomatitis (sariawan) 50-60% Dapat dicegah dengan obat kumur steroid (dexamethasone)
Ruam kulit 40-45% Terapi topikal, antihistamin
Diare 30-35% Antidiare, hidrasi
Hiperglikemia (gula darah tinggi) 25-30% Pemantauan gula darah, obat antidiabetes oral
Kelelahan 20-25% Manajemen energi, istirahat

Kabar baiknya, sebagian besar efek samping bersifat ringan hingga sedang dan dapat dikelola dengan pengobatan suportif yang tepat. Protokol manajemen efek samping telah dikembangkan untuk meminimalkan gangguan kualitas hidup pasien selama pengobatan.

Kontraindikasi:

  • Pasien dengan diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol

  • Riwayat reaksi hipersensitivitas berat terhadap komponen obat

  • Kehamilan dan menyusui

Manfaat bagi pembaca: Anda mendapatkan gambaran realistis tentang risiko dan manajemen efek samping, bukan hanya klaim efektivitas.

Kapan Gedatolisib Tersedia?

Saat ini Gedatolisib masih dalam uji klinis fase 3 (VIKTORIA-2) yang sedang berlangsung di berbagai pusat onkologi di seluruh dunia. Perusahaan pengembang, Celcuity Inc. , telah mengumumkan bahwa jika hasil fase 3 positif, pengajuan persetujuan regulasi ke FDA dan otoritas kesehatan lainnya direncanakan pada 2026-2027.

Untuk pasien yang membutuhkan akses lebih awal, beberapa opsi dapat dipertimbangkan:

  • Uji klinis: Pendaftaran untuk studi fase 3 masih terbuka di sejumlah pusat onkologi

  • Expanded access program: Dalam kondisi tertentu, pasien dengan kebutuhan mendesak dapat mengakses melalui program akses khusus

Konsultasi dengan dokter spesialis onkologi adalah langkah pertama untuk mengetahui ketersediaan dan kelayakan.

Manfaat bagi pembaca: Anda mengetahui status pengembangan obat dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengakses terapi ini.

Kesimpulan: Apakah Ini Harapan Baru bagi Pasien Kanker Payudara?

Gedatolisib membawa angin segar bagi pasien kanker payudara HR+/HER2- yang telah resisten terhadap terapi standar. Dengan mekanisme pan-PAM inhibitor yang menghambat seluruh jalur PI3K/mTOR sekaligus, obat ini menawarkan penurunan risiko perkembangan penyakit hingga 76%—angka yang jauh melampaui terapi yang ada saat ini.

Namun, penting untuk diingat bahwa Gedatolisib masih dalam tahap uji klinis dan belum tersedia secara luas. Efektivitasnya yang tinggi juga diimbangi dengan profil efek samping yang perlu dikelola dengan baik melalui pendekatan multidisiplin.

Manfaat bagi pembaca: Artikel ini memberi Anda informasi terkini untuk mempersiapkan diri berkonsultasi dengan dokter onkologi serta memahami opsi terapi yang mungkin menjadi harapan baru dalam perjalanan pengobatan kanker payudara.

*Jika Anda atau keluarga sedang berjuang melawan kanker payudara HR+/HER2- yang resisten terhadap pengobatan, bicarakan dengan dokter onkologi Anda tentang perkembangan terbaru Gedatolisib dan kemungkinan akses melalui uji klinis. Setiap perjalanan pengobatan adalah unik—keputusan terbaik selalu dibuat bersama tim medis yang menangani Anda.*

TAGGED:Celcuity Incdual inhibitorefek samping GedatolisibGedatolisibGedatolisib vs alpelisibinovasi terapi kanker 2026kanker payudarakanker payudara HR+ HER2-kombinasi fulvestrantobat kanker payudara terbaruPAM inhibitorpan-PAM inhibitorpenurunan risiko 76 persenPI3K/mTOR pathwayterapi target kanker payudarauji klinis VIKTORIA-1
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Memilih Sepatu Lari yang Tepat? Baca Ini Dulu Sebelum Beli!

Oleh: Tim Kesehatan & Olahraga Pernahkah Anda membeli sepatu lari mahal, tapi…

Pemanasan Dinamis Sebelum Lari: 5-10 Menit yang Menyelamatkan Lutut Anda

Bayangkan Anda baru saja memutuskan untuk memulai gaya hidup sehat dengan berlari.…

Efek Oksitosin Olahraga Bersama: Kunci Tim Kompak

Pernahkah Anda merasakan sensasi "klik" dengan teman olahraga baru hanya dalam satu…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ilustrasi Wanita dengan Gejala Computer Vision Syndrome
Berita Kesehatan

Computer Vision Syndrome: Ketika Mata Lelah Akhirnya Berbicara

By
Nayla Fadli
Masa depan pengobatan obesitas: teknologi gen sekali suntik yang mengubah paradigma.
Berita Kesehatan

Terapi Gen Obesitas: Suntik yang Mengubah Anda Selamanya

By
Nayla Fadli
Dampak Media Sosial: Kecemasan, FOMO, dan Kecanduan
Berita Kesehatan

Digital Detox: Kembali ke Dunia Nyata untuk Kesehatan Mental

By
Keyla Arjuna
Aktivitas olahraga ramai di taman kota awal 2026
Berita Kesehatan

Aplikasi Kebugaran Catat Lonjakan Pengguna di Awal Tahun 2026

By
Alesha Rizky
https://fitnesid.com/
Facebook Twitter Pinterest Youtube Instagram
Company
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Privacy Policy
  • Contact US
More Info
  • fitnesid.com

FitnesID.com

Portal Informasi Kesehatan, Fitness, dan Gaya Hidup Sehat

Join Community

Copyright © 2026 fitnesid.com, All Rights Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?