By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Follow US
Home » Blog » Persaingan Perangkat Wearable Makin Sengit, Bukan Sekadar Soal Kebugaran
Fitness & Olahraga

Persaingan Perangkat Wearable Makin Sengit, Bukan Sekadar Soal Kebugaran

Keyla Arjuna
Last updated: August 20, 2026 5:39 am
By
Keyla Arjuna
Share
9 Min Read
SHARE

fitnesid – Pasar perangkat wearable terus berkembang dengan persaingan yang semakin ketat. Smartwatch, smart ring, fitness tracking, hingga smartglasses kini menawarkan fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar menghitung langkah dan menggabungkan olahraga.

Contents
  • Wearable Mulai Bergeser dari Pelacak Kebugaran
  • Smartwatch Masih Jadi Pemain Utama
  • Smart Ring Mulai Mengubah Peta Persaingan
  • Persaingan Wearable Tidak Lagi Hanya Mengandalkan Hardware
  • AI Jadi Senjata Baru Produsen Wearable
  • Kacamata Pintar Ikut Masuk dalam Persaingan
  • Konsumen Kini Mencari Pengalaman yang Lebih Pribadi
  • Tantangan Harga dan Model Berlangganan
  • Masa Depan Wearable Semakin Beragam

Wearable Mulai Bergeser dari Pelacak Kebugaran

Perangkat wearable telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya smartwatch atau pelacak kebugaran identik dengan penghitung langkah, pengukuran detak jantung, dan pencatatan aktivitas olahraga, kini perangkat tersebut mulai mengambil peran yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari.

Produsen berlomba menghadirkan perangkat yang mampu menyatukan tidur, tingkat stres, pemulihan tubuh, hingga berbagai indikator kesehatan lainnya. Perkembangan kecerdasan buatan (AI) juga membuka peluang baru karena perangkat wearable dapat mengolah data pengguna menjadi rekomendasi yang lebih personal.

Perubahan tersebut membuat persaingan di pasar wearable tidak lagi hanya fokus pada siapa yang memiliki sensor kebugaran paling lengkap. Perusahaan kini harus memikirkan bagaimana perangkat mereka dapat memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi pengguna.

Data terbaru dari menunjukkan bahwa pengiriman perangkat wearable secara global mencapai 145,7 juta unit pada kuartal pertama 2026. Angka tersebut tumbuh 4,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Smartwatch Masih Jadi Pemain Utama

Smartwatch tetap menjadi salah satu kategori paling penting dalam industri wearable. Perangkat ini menawarkan kombinasi antara pemantauan kesehatan, komunikasi, hiburan, navigasi, hingga produktivitas.

Namun, pertumbuhan pasar jam tangan pintar tidak selalu berjalan mulus. IDC memperkirakan pengiriman smartwatch sepanjang 2026 mencapai 159,7 juta unit, turun 2,8 persen secara tahunan. Tekanan tersebut antara lain muncul akibat harga komponen yang meningkat dan konsumen yang tidak selalu merasa perlu mengganti perangkat lama mereka dengan model baru.

Kondisi tersebut membuat produsen harus menawarkan alasan yang lebih kuat agar konsumen tertarik melakukan upgrade. Peningkatan desain saja tidak cukup. Mereka membutuhkan fitur baru yang mampu memberikan pengalaman berbeda.

Apple masih memimpin kategori smartwatch berdasarkan pangsa unit pada kuartal pertama 2026 dengan 21,5 persen. Huawei berada di posisi berikutnya dengan 18 persen, sedangkan Xiaomi mencatat 9,9 persen.

Persaingan itu menunjukkan bahwa pasar wearable semakin sulit dikuasai hanya dengan mengandalkan satu produk unggulan.

Smart Ring Mulai Mengubah Peta Persaingan

Selain smartwatch, smart ring menjadi salah satu kategori yang menarik perhatian. Bentuknya yang kecil membuat perangkat ini menawarkan pendekatan yang berbeda terhadap pemantauan kesehatan.

Smart ring dapat menyambungkan sejumlah indikator kesehatan dan kebugaran tanpa layar yang terus memberikan notifikasi. Karakter tersebut menarik bagi pengguna yang ingin mendapatkan data tubuh tetapi tidak ingin membawa perangkat dengan layar sepanjang hari.

IDC membayangkan pengiriman smart ring mencapai 4,9 juta unit pada tahun 2026, tumbuh 12,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. IDC juga memperkirakan kategori ini terus berkembang hingga mencapai sekitar 6,3 juta unit pada tahun 2030.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa konsumen mulai memiliki lebih banyak pilihan. Mereka tidak lagi harus memilih smartwatch ketika ingin mendapatkan perangkat pemantau kesehatan.

Bahkan perkembangan pasar menunjukkan adanya perbedaan kebutuhan yang semakin jelas. Sebagian pengguna menginginkan smartwatch dengan banyak fitur, sementara sebagian lainnya justru memilih perangkat sederhana yang bekerja di belakang layar.

Persaingan Wearable Tidak Lagi Hanya Mengandalkan Hardware

Komponen hardware memang tetap penting dalam perangkat wearable. Sensor yang lebih akurat, baterai yang lebih tahan lama, desain yang nyaman, dan layar berkualitas tinggi menjadi faktor penting ketika konsumen memilih perangkat.

Namun, persaingan kini mulai bergeser ke perangkat lunak dan ekosistem.

Omdia sebelumnya menggambarkan industri wearable sebagai pasar yang bergerak dari persaingan perangkat keras menuju persaingan ekosistem. Menurut data Omdia, tiga vendor teratas pada tahun 2025 hanya terpaut tipis dalam pangsa pasar, sehingga integrasi dan perangkat dan layanan berbasis data menjadi faktor penting untuk memenangkan konsumen.

Artinya, sebuah jam tangan pintar tidak cukup hanya memiliki sensor yang bagus. Perangkat tersebut juga harus mampu berkomunikasi dengan smartphone, aplikasi kesehatan, layanan olahraga, hingga perangkat lain yang digunakan konsumen.

Ekosistem yang kuat dapat membuat pengguna semakin sulit beralih ke merek lain karena data dan kebiasaan mereka sudah terintegrasi dalam satu platform.

AI Jadi Senjata Baru Produsen Wearable

Kecerdasan buatan menjadi salah satu teknologi yang berpotensi mengubah pengalaman menggunakan wearable.

Selama ini, perangkat hanya mengumpulkan berbagai data seperti detak jantung, kualitas tidur, aktivitas fisik, dan tingkat pemulihan. Tantangannya, tidak semua pengguna memahami arti dari data tersebut.

AI dapat membantu menerjemahkan data menjadi informasi yang lebih mudah dipahami. Alih-alih hanya menunjukkan angka, perangkat dapat memberikan gambaran mengenai pola tidur, tingkat aktivitas, atau kondisi pemulihan pengguna.

Konsep tersebut mulai mendorong wearable menuju perangkat yang lebih bersifat personal. Perangkat tidak hanya bertugas mencatat aktivitas, tetapi juga membantu pengguna memahami kebiasaan mereka.

Meski begitu, perkembangan AI juga menghadirkan tantangan. Produsen harus menjaga akurasi informasi, transparansi penggunaan data, serta privasi pengguna. Semakin banyak data kesehatan yang terkumpul, semakin besar pula tanggung jawab perusahaan dalam mengelolanya.

Kacamata Pintar Ikut Masuk dalam Persaingan

Persaingan wearable juga mulai bergerak keluar dari pergelangan tangan. Kacamata pintar menjadi salah satu kategori yang menunjukkan pertumbuhan paling cepat.

IDC memperkirakan pengiriman kacamata pintar mencapai 13,6 juta unit pada tahun 2026, meningkat 41,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. IDC juga memperkirakan kategori tersebut dapat mencapai 27,3 juta unit pada tahun 2030.

Berbeda dengan smartwatch, kacamata pintar menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari. Perangkat ini dapat menggabungkan fungsi audio, kamera, konektivitas, serta asisten AI dalam bentuk yang lebih natural.

Perkembangan tersebut memperluas definisi wearable. Perangkat yang dikenakan pada tubuh tidak lagi harus berhubungan langsung dengan olahraga atau kesehatan.

Konsumen Kini Mencari Pengalaman yang Lebih Pribadi

Perubahan pasar juga membuat konsumen semakin meningkat. Mereka tidak hanya melihat jumlah fitur yang tersedia, tetapi mempertimbangkan apakah fitur tersebut benar-benar berguna.

Sebagian besar pengguna mungkin membutuhkan perangkat dengan GPS dan fitur latihan yang lengkap. Pengguna lain lebih mengutamakan pemantauan tidur dan kesehatan. Ada pula konsumen yang ingin perangkat sederhana tanpa banyak notifikasi.

Tren ini membuat produsen harus menentukan posisi produknya dengan lebih jelas.

Perangkat premium dapat menargetkan pengguna yang membutuhkan analisis olahraga mendalam. Sementara itu, smart ring dapat menyasar konsumen yang menginginkan perangkat minimalis untuk memantau kesehatan. Kacamata pintar memiliki peluang berbeda dengan menawarkan pengalaman AI dan konektivitas tanpa harus selalu melihat layar smartphone.

Dengan demikian, kemungkinan pasar wearable di masa depan tidak akan dimenangkan oleh satu jenis perangkat saja.

Tantangan Harga dan Model Berlangganan

Harga juga menjadi faktor penting dalam persaingan wearable. Produsen harus menemukan keseimbangan antara fitur canggih dan harga yang dapat diterima konsumen.

Selain harga perangkat, model berlangganan mulai menjadi perhatian. Sejumlah perusahaan menawarkan analisis fitur kesehatan, pembinaan, atau layanan tambahan melalui sistem berlangganan.

Model tersebut dapat memberikan pendapatan berulang bagi produsen. Namun, konsumen juga harus mempertimbangkan biaya jangka panjang sebelum membeli perangkat.

Persaingan akhirnya tidak hanya terjadi di toko. Perusahaan juga bersaing untuk mempertahankan pengguna agar tetap aktif menggunakan aplikasi dan layanan mereka setelah pembelian perangkat.

Masa Depan Wearable Semakin Beragam

Pasar wearable 2026 menunjukkan bahwa industri ini sedang memasuki fase yang lebih kompleks. Smartwatch masih memiliki posisi yang kuat, namun smart ring dan smart kacamata mulai membuka ruang persaingan baru.

IDC memperkirakan seluruh pengiriman wearable akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan 2,6 persen selama tahun 2026 hingga 2030 dan mencapai sekitar 693,2 juta unit pada tahun 2030.

Angka tersebut menunjukkan bahwa peluang industri masih besar, meski pertumbuhan tidak lagi hanya bergantung pada smartwatch dan fitness tracking.

Ke depan, perusahaan yang mampu menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, AI, layanan kesehatan, dan ekosistem kemungkinan memiliki keunggulan lebih besar. Konsumen pun akan mendapatkan lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan gaya hidup masing-masing.

Pada akhirnya, persaingan wearable bukan lagi sekadar tentang siapa yang paling baik menghitung langkah atau mengukur detak jantung. Pertarungan sebenarnya berada pada kemampuan sebuah perangkat untuk menjadi bagian penting dari kehidupan pengguna tanpa terasa mengganggu.

TAGGED:AIfitness trackerGadgetPasar TeknologiSmart Glassessmart ringsmartwatchTeknologiTeknologi KesehatanWearable
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kebutuhan Serat Harian untuk Orang Aktif Berolahraga

Kalau bicara soal pola makan untuk orang yang rutin olahraga, perhatian biasanya…

Deload Week: Kapan Tubuh Perlu Mengurangi Intensitas Latihan?

Semangat latihan memang bagus. Apalagi ketika progres mulai terasa, beban bertambah, repetisi…

Latihan Kekuatan untuk Pemula: Fondasi Gerakan, Progres, dan Pemulihan

Mulai dari Teknik Sebelum Mengejar Beban FitnesID membahas fitness, kesehatan, latihan, serta…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fartlek
Fitness & Olahraga

Fartlek: Speed Play yang Bikin Lari Cepat Tak Membosankan

By
Shakira Fauzan

Cara Menjaga Punggung Tetap Lurus Saat Squat

By
Alika Reyhan
Perbandingan lebar kaki squat: terlalu rapat, selebar bahu, terlalu lebar
Fitness & Olahraga

Panduan Posisi Kaki Squat untuk Pemula

By
Alika Reyhan
Walking Yoga
Fitness & Olahraga

Bukan Sekadar Jalan Kaki: Walking Yoga, Meditasi Tersembunyi di Setiap Langkah

By
Alesha Rizky
https://fitnesid.com/
Facebook Twitter Pinterest Youtube Instagram
Company
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Privacy Policy
  • Contact US
More Info
  • fitnesid.com

FitnesID.com

Portal Informasi Kesehatan, Fitness, dan Gaya Hidup Sehat

Join Community

Copyright © 2026 fitnesid.com, All Rights Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?