By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Follow US
Home » Blog » Skrining Kanker Serviks: Jangan Tunggu Gejala!
Berita Kesehatan

Skrining Kanker Serviks: Jangan Tunggu Gejala!

Keyla Arjuna
Last updated: March 20, 2026 6:16 am
By
Keyla Arjuna
Share
3 Min Read
Deteksi Dini Kanker Serviks: Selamatkan Nyawa Perempuan Indonesia
Deteksi Dini Kanker Serviks: Selamatkan Nyawa Perempuan Indonesia
SHARE

Setiap jam, satu perempuan Indonesia meninggal karena kanker serviks. Padahal, penyakit ini bisa dicegah dengan deteksi dini. Bulan Maret, bertepatan Hari Perempuan Sedunia, menjadi momentum kampanye skrining kanker serviks melalui metode IVA dan tes HPV DNA.

Contents
  • Apa Itu Kanker Serviks?
  • Metode Skrining: IVA vs HPV DNA
    • Metode IVA
    • Metode HPV DNA
  • Siapa Perlu Skrining?
  • Gejala & Pencegahan
  • Skrining Gratis Bulan Maret
  • Tempat & Biaya
  • Target WHO 2030
Deteksi Dini Kanker Serviks: Selamatkan Nyawa Perempuan Indonesia
Deteksi Dini Kanker Serviks: Selamatkan Nyawa Perempuan Indonesia

Apa Itu Kanker Serviks?

Fakta Kanker Serviks di Indonesia dan Dunia
Fakta Kanker Serviks di Indonesia dan Dunia

Kanker serviks adalah pertumbuhan sel abnormal di leher rahim akibat infeksi HPV (Human Papillomavirus) tipe 16 dan 18.

Data WHO: Kanker serviks peringkat ke-4 dunia dengan 600.000 kasus baru/tahun. Di Indonesia, 36.000 kasus baru/tahun dengan 21.000 kematian (Kemenkes RI).

Keistimewaan kanker serviks: butuh waktu 10-15 tahun dari infeksi hingga menjadi kanker. Ada “jendela emas” untuk deteksi dini dan pencegahan.

“Kanker serviks bisa dicegah dengan skrining dan vaksinasi. Jangan tunggu gejala,” – dr. Erlina Burhan.

Metode Skrining: IVA vs HPV DNA

Metode IVA

Pemeriksaan dengan mengoleskan asam asetat pada leher rahim. Jaringan abnormal berubah putih.

Keunggulan:

  • Murah (Rp 20-50 ribu)

  • Hasil langsung

  • Bisa di puskesmas

Metode HPV DNA

Deteksi DNA virus HPV dari sampel sel serviks.

Keunggulan:

  • Akurasi >95% (IVA 60-80%)

  • Deteksi sebelum lesi terbentuk

  • Rekomendasi WHO

Perbandingan:

Aspek IVA HPV DNA
Biaya Rp 20-50rb Rp 300-800rb
Akurasi 60-80% >95%
Hasil Langsung 3-7 hari

Siapa Perlu Skrining?

Siapa Saja yang Perlu Skrining Kanker Serviks?
Siapa Saja yang Perlu Skrining Kanker Serviks?

Usia: Mulai 30 tahun (sudah menikah/aktif seksual)

Frekuensi:

  • IVA: setiap 3 tahun

  • HPV DNA: setiap 5 tahun

Prioritas: Wanita usia subur, HIV, riwayat keluarga, belum pernah skrining.

Gejala & Pencegahan

Gejala stadium lanjut:

  • Perdarahan setelah hubungan intim

  • Perdarahan di luar siklus haid

  • Keputihan berbau

Pencegahan:

  1. Vaksin HPV (usia 9-14 tahun)

  2. Skrining rutin

  3. Perilaku sehat (tidak merokok, gunakan kondom)

Skrining Gratis Bulan Maret

Momentum Hari Perempuan (8 Maret): banyak program skrining gratis.

  • IVA gratis di puskesmas

  • Diskon HPV DNA di RS

  • Posko keliling di mal/kantor

Cek informasi di puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat.

Tempat & Biaya

IVA:

  • Puskesmas: Rp 10-30rb (gratis untuk BPJS)

  • Klinik swasta: Rp 50-150rb

HPV DNA:

  • RS/Laboratorium: Rp 350-800rb

Target WHO 2030

Eliminasi kanker serviks:

  • 90% anak perempuan divaksin HPV

  • 70% wanita diskrining usia 35 & 45

  • 90% lesi pra-kanker diobati

Program pemerintah: Skrining massal, vaksin gratis anak sekolah, layanan BPJS.

TAGGED:akurasi tes HPV DNAbiaya tes HPV DNAdeteksi dini kanker servikskampanye kanker serviks Maretkanker serviksmetode IVAmetode IVA untuk deteksi dinipemeriksaan IVAperbedaan IVA dan HPV DNAprosedur pemeriksaan IVAskrining kanker serviksskrining kanker serviks Hari Perempuantempat tes IVAtes HPV DNA
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kebutuhan Serat Harian untuk Orang Aktif Berolahraga

Kalau bicara soal pola makan untuk orang yang rutin olahraga, perhatian biasanya…

Deload Week: Kapan Tubuh Perlu Mengurangi Intensitas Latihan?

Semangat latihan memang bagus. Apalagi ketika progres mulai terasa, beban bertambah, repetisi…

Latihan Kekuatan untuk Pemula: Fondasi Gerakan, Progres, dan Pemulihan

Mulai dari Teknik Sebelum Mengejar Beban FitnesID membahas fitness, kesehatan, latihan, serta…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kombinasi Inovatif Semaglutide dan Cagrilintide dari Novo Nordisk
Berita Kesehatan

Kombinasi Dahsyat Penurun Berat Badan

By
Rania Arkan
Keluarga menemani lansia dengan Alzheimer, harapan baru dengan terapi Kisunla 2026
Berita Kesehatan

Kisunla 2026: Akhir dari Penantian Keluarga Pasien Alzheimer?

By
Nayla Arjuna
protein-premium-double-meat-smoothie-protein-2026
Berita Kesehatan

Gen Z & Milenial Jadi Penggerak Utama Tren Protein 2026

By
Alesha Rizky
Gedatolisib: Terapi Target Inovatif untuk Kanker Payudara
Berita Kesehatan

Gedatolisib Turunkan Risiko Kanker Payudara 76%

By
Shakira Fauzan
https://fitnesid.com/
Facebook Twitter Pinterest Youtube Instagram
Company
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Privacy Policy
  • Contact US
More Info
  • fitnesid.com

FitnesID.com

Portal Informasi Kesehatan, Fitness, dan Gaya Hidup Sehat

Join Community

Copyright © 2026 fitnesid.com, All Rights Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?