By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Follow US
Home » Blog » Rahasia Tersembunyi Pelari Pro
Fitness & Olahraga

Rahasia Tersembunyi Pelari Pro

Rania Arkan
Last updated: March 20, 2026 10:08 am
By
Rania Arkan
Share
4 Min Read
Latihan cepat 20-30 detik yang bikin lari lebih kencang tanpa cedera
Latihan cepat 20-30 detik yang bikin lari lebih kencang tanpa cedera
SHARE

Pernah merasa ingin lari lebih cepat tapi takut cedera? Atau form lari terasa kurang efisien? Strides adalah jawabannya. Latihan sederhana ini sering disebut “rahasia” pelari profesional. Strides adalah akselerasi gradual selama 20-30 detik yang melatih efisiensi neuromuskular—koordinasi otot dan saraf—tanpa menyebabkan kelelahan berlebihan. Cocok untuk pemula hingga elit, strides membantu memperbaiki form lari, meningkatkan kecepatan, dan yang terpenting: Latihan Cepat tanpa cedera.

Apa Itu Strides? Mengapa Pelari Perlu Melakukannya?

Strides atau running strides adalah latihan lari cepat pendek dengan akselerasi bertahap: mulai dari jogging, percepat hingga 80-90% kecepatan maksimal, tahan sebentar, lalu perlambat. Bukan sprint. Tujuannya bukan kelelahan, melainkan melatih sistem neuromuskular agar gerakan lari lebih efisien.

Manfaatnya: Anda belajar memperbaiki form lari, menjaga postur, memastikan foot strike tidak overstriding, dan melatih turnover kaki. Hasilnya? Lari terasa lebih ringan dengan energi yang lebih hemat.

Data Faktual: Studi dalam Journal of Strength and Conditioning Research (2021) menunjukkan latihan neuromuskular seperti strides meningkatkan efisiensi gerakan lari hingga 8% dalam 6 minggu, tanpa peningkatan kelelahan signifikan.

Strides vs Sprint: Apa Bedanya?

Banyak yang mengira strides sama dengan sprint. Padahal, keduanya berbeda:

Ilustrasi seorang pelari melakukan strides dengan akselerasi gradual. Gerakan yang terkontrol dan efisien menjadi ciri utama latihan ini
Ilustrasi seorang pelari melakukan strides dengan akselerasi gradual. Gerakan yang terkontrol dan efisien menjadi ciri utama latihan ini
Aspek Strides Sprint
Durasi 20-30 detik 10-15 detik
Intensitas 80-90% 100% (maksimal)
Tujuan Form, efisiensi, koordinasi Kecepatan maksimal, power
Risiko Cedera Sangat rendah Lebih tinggi

Strides adalah latihan kecepatan ringan yang menjadi jembatan antara easy run dan latihan intensitas tinggi seperti interval. Anda bisa melatih kecepatan tanpa membebani otot dan sendi secara berlebihan.

Data Faktual: Penelitian dalam Sports Medicine (2020) menegaskan strides efektif meningkatkan cadence (frekuensi langkah) tanpa peningkatan signifikan pada gaya benturan—faktor utama cedera lari.

Teknik Strides yang Benar

Teknik strides yang benar adalah kunci manfaat maksimal. Ikuti panduan strides untuk pelari ini:

  1. Pilih lokasi datar & lurus. Lapangan atau treadmill ideal.

  2. Lakukan pemanasan. Strides dilakukan setelah easy run atau pemanasan dinamis 10-15 menit. Jangan pernah dalam keadaan otot dingin.

  3. Akselerasi gradual. Mulai jogging, tingkatkan kecepatan perlahan hingga 80-90% (sekitar 10 detik).

  4. Tahan kecepatan. 5-10 detik. Fokus: tubuh tegak, pandangan depan, lengan rileks, foot strike di bawah pusat massa (hindari overstriding).

  5. Perlambat bertahap. Kembali ke jogging atau jalan. Jangan berhenti mendadak.

  6. Istirahat & ulangi. 45-60 detik istirahat, ulangi 4-8 repetisi.

Tips: Fokus pada form, bukan kecepatan. Jaga napas ritmis. Jika nyeri, hentikan.

Manfaat Strides untuk Semua Level Pelari

Keunggulan strides adalah fleksibilitasnya. Cocok untuk semua level:

Level Manfaat
Pemula Melatih koordinasi, memperbaiki form dasar, membangun kepercayaan diri
Menengah Meningkatkan cadence, efisiensi energi, transisi ke latihan kecepatan
Elit Mempertajam neuromuskular, persiapan lomba, pemulihan aktif

Manfaat lintas level:

  • Memperbaiki form lari: Menghilangkan overstriding

  • Meningkatkan kecepatan lari: Tanpa cedera

  • Melatih turnover kaki: Frekuensi langkah meningkat alami

  • Efisiensi energi: Usaha lebih sedikit untuk kecepatan sama

Data Faktual: Studi dalam International Journal of Sports Physiology and Performance (2022) menemukan pelari yang melakukan strides 2x/minggu mengalami peningkatan running economy 5% dalam 8 minggu.

Kapan dan Seberapa Sering?

Frekuensi & integrasi strides dalam rutinitas lari:

  • Setelah easy run: 4-6 strides di akhir lari santai 5-10 km

  • Sebelum latihan kecepatan: 3-4 strides ringan sebagai pemanasan

  • Sebelum lomba: 2-3 strides ringan 10-15 menit sebelum start

  • Frekuensi ideal: 2-3 kali per minggu

Kesalahan umum yang harus dihindari:

  • ❌ Terlalu cepat (ingat, strides bukan sprint)

  • ❌ Tanpa pemanasan

  • ❌ Terlalu banyak repetisi (cukup 4-8)

  • ❌ Berhenti mendadak

Kesimpulan

Strides adalah latihan sederhana dengan manfaat luar biasa. Dengan akselerasi gradual 20-30 detik, Anda melatih efisiensi neuromuskular, memperbaiki form lari, dan meningkatkan kecepatan—semua tanpa kelelahan berlebihan atau cedera.

Baik pemula maupun elit, integrasikan strides ke dalam rutinitas lari Anda. Mulai dengan 4 repetisi setelah easy run berikutnya. Rasakan perbedaannya: lari lebih ringan, langkah lebih cepat, bebas cedera. Selamat mencoba!

TAGGED:akselerasi gradualcadence laricara melakukan stridesdrills for runnersefisiensi neuromuskularfrekuensi langkah larikapan melakukan strideslatihan cepat tanpa cederalatihan kecepatan amanlatihan kecepatan ringanlatihan lari untuk semua levellatihan neuromuskularlatihan stridesmemperbaiki form larimencegah cedera larimeningkatkan kecepatan laripanduan strides untuk pelaripenelitian latihan neuromuskularperbedaan strides dan intervalrunning economyrunning stridessebelum lombasetelah easy runstride workoutstridesstrides 20-30 detikstrides untuk pelari elitstrides untuk pemulastrides vs sprintstudi strides runningteknik strides yang benarturnover kaki
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Memilih Sepatu Lari yang Tepat? Baca Ini Dulu Sebelum Beli!

Oleh: Tim Kesehatan & Olahraga Pernahkah Anda membeli sepatu lari mahal, tapi…

Pemanasan Dinamis Sebelum Lari: 5-10 Menit yang Menyelamatkan Lutut Anda

Bayangkan Anda baru saja memutuskan untuk memulai gaya hidup sehat dengan berlari.…

Efek Oksitosin Olahraga Bersama: Kunci Tim Kompak

Pernahkah Anda merasakan sensasi "klik" dengan teman olahraga baru hanya dalam satu…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Movement quality jadi prioritas utama
Fitness & Olahraga

Movement Quality: Mengapa Kualitas Gerak Harus Jadi Prioritas Utama Sebelum Beban Berat

By
Shakira Fauzan
Pesepeda perkotaan dengan perlengkapan lengkap melintas di jalan raya
Fitness & Olahraga

Etika Bersepeda untuk Pesepeda Perkotaan

By
Keanu Pratama
The Big Three: Squat, Bench Press, Deadlift untuk Program 5-3-1
Fitness & Olahraga

Rahasia Cara Mengangkat Beban Maksimal

By
Rania Arkan
Longevity Workout
Fitness & Olahraga

Latihan untuk Umur Panjang: Panduan Lengkap Longevity Workout

By
Kiara Rangga
https://fitnesid.com/
Facebook Twitter Pinterest Youtube Instagram
Company
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Privacy Policy
  • Contact US
More Info
  • fitnesid.com

FitnesID.com

Portal Informasi Kesehatan, Fitness, dan Gaya Hidup Sehat

Join Community

Copyright © 2026 fitnesid.com, All Rights Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?