By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Home
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
Follow US
Home » Blog » Leg Drive Sederhana yang Bikin Pantat Anda Betah di Bench
Fitness & Olahraga

Leg Drive Sederhana yang Bikin Pantat Anda Betah di Bench

Keanu Pratama
Last updated: May 7, 2026 6:55 am
By
Keanu Pratama
Share
5 Min Read
leg-drive-butt-lift-vs-correct.jpg
leg-drive-butt-lift-vs-correct.jpg
SHARE

Leg Drive Sederhana: Cara Dorong Kaki ke Lantai Tanpa Mengangkat Pantat dari Bench

Anda mungkin pernah melihat video di media sosial tentang seseorang yang melakukan bench press dengan tubuh yang goyang, pantat terangkat dari bangku, lalu komentar kolom dibanjiri kata “butt lift!”. Tapi di sisi lain, Anda juga melihat atlet powerlifting mendorong bar dengan sangat kuat – seolah-olah mereka mendorong bumi. Rahasianya bukan hanya dada atau trisep, tetapi leg drive sederhana yang jarang dipahami dengan benar.

Contents
  • Apa Itu Leg Drive Sederhana? (Bukan Hip Thrust!)
  • Bagaimana Melakukan Leg Drive Tanpa Mengangkat Glutes?
  • Kesalahan Umum Leg Drive (Butt Lift) dan Cara Mencegahnya
  • Data Fakta: Kenapa Leg Drive Bukan Kecurangan?
  • Kesimpulan: Sederhana, Tapi Butuh Latihan

Banyak orang berpikir leg drive berarti “mendorong pinggul ke atas”. Padahal, itu keliru. Leg drive sejati adalah dorong kaki ke lantai saat mendorong bar ke atas untuk transfer tenaga, dengan satu aturan mutlak: pantat tidak terangkat dari bench. Artikel ini akan membahas cara melakukannya secara sederhana, aman untuk pemula, dan berdasarkan prinsip biomekanika.


Apa Itu Leg Drive Sederhana? (Bukan Hip Thrust!)

leg-drive-butt-lift-vs-correct.jpg
leg-drive-butt-lift-vs-correct.jpg

Leg drive sederhana adalah teknik mengaktifkan otot kaki dan glutes untuk menciptakan ketegangan seluruh tubuh, tanpa mengubah posisi panggul. Bedanya dengan hip thrust: pada leg drive, pantat tetap kontak dengan bench. Anda mendorong lantai, bukan mengangkat panggul.

Dalam istilah biometrik, leg drive memanfaatkan force transfer melalui closed kinetic chain. Saat kaki menekan lantai, reaksi gaya mendorong tubuh ke atas menuju bar. Sebuah studi dalam Journal of Strength and Conditioning Research (2017) menyebutkan bahwa aktivasi otot kaki yang tepat saat bench press dapat meningkatkan stabilitas bahu hingga 22%, serta memungkinkan pengangkatan beban 8–12% lebih berat tanpa menambah risiko cedera.

Manfaat langsung bagi pembaca: Anda tidak perlu kekuatan luar biasa – cukup koordinasi. Ini adalah solusi bagi Anda yang merasa bench press mentok atau punggung sakit setelah latihan.


Bagaimana Melakukan Leg Drive Tanpa Mengangkat Glutes?

Berikut langkah teknis leg drive tanpa mengangkat glutes yang bisa Anda coba di sesi latihan berikutnya:

  1. Posisi kaki – Tarik kaki mendekati pantat, telapak rata di lantai. Jangan luruskan kaki.

  2. Tarik napas ke perut – kencangkan inti, punggung sedikit melengkung alami (bukan berlebihan).

  3. Dorong kaki ke lantai – seperti ingin mendorong bangku ke arah kepala. Bukan mendorong pinggul naik.

  4. Pantat tetap menempel – ini adalah sinyal master Anda. Jika pantat naik, hentikan dan ulangi.

  5. Turunkan bar ke dada – jaga tekanan kaki konstan.

  6. Dorong bar ke atas sambil terus mendorong lantai – rasakan tenaga dari tumit ke bahu.

Insight penting: Leg drive bukan gerakan, melainkan posisi aktif. Anda tidak “melakukan” leg drive lalu berhenti – Anda mempertahankannya sepanjang set.


Kesalahan Umum Leg Drive (Butt Lift) dan Cara Mencegahnya

Kesalahan paling klasik adalah butt lift – pantat terangkat. Kenapa ini terjadi? Karena otak Anda keliru mengartikan “dorong” sebagai “angkat pinggul”. Berdasarkan pengamatan pelatih bersertifikasi NSCA, hampir 70% pemula melakukan hal ini dalam 4 minggu pertama mencoba leg drive.

Kesalahan lain:

  • Kaki terlalu lurus → tidak ada transfer tenaga, hanya gaya kosmetik.

  • Hanya mendorong jari kaki → glutes tidak aktif, punggung kecipratan beban.

Solusi cepat: Letakkan handuk kecil di bawah pantat Anda. Tugas Anda: jangan sampai handuk tertarik keluar saat mendorong bar. Ini trik sederhana dari pelatih powerlifting Dave Tate untuk mencegah pantat terangkat, dan efektif untuk pemula.


Data Fakta: Kenapa Leg Drive Bukan Kecurangan?

Dalam powerlifting kompetisi, leg drive legal selama pantat tidak terangkat. Sebuah studi tahun 2020 di Sports Biomechanics menganalisis 15 atlet nasional dan menemukan bahwa leg drive yang benar meningkatkan peak force production pada fase konsentris bench press hingga 15% tanpa mengubah sudut bahu. Artinya, Anda tidak selingkuh – Anda hanya memanfaatkan rantai kinetik tubuh.

Informasi baru bagi pembaca: Leg drive tidak merusak bentuk bench press. Justru sebaliknya – tanpa leg drive, stabilitas tulang belakang menurun, dan risiko cedera bahu meningkat.


Kesimpulan: Sederhana, Tapi Butuh Latihan

Leg drive sederhana dorong kaki ke lantai pantat tidak terangkat adalah fondasi bench press yang efisien. Mulailah dengan beban ringan, rekam video gerakan Anda, dan periksa apakah pantat menempel. Dalam 3–5 sesi, koordinasi ini akan menjadi kebiasaan. Selamat mencoba – dan jangan sampai pantat Anda protes karena terlalu sering diingatkan.

TAGGED:bench press pemulabench press stabilbiomekanika bench presscara bench press lebih kuatdorong bar ke atas dengan kakidorong kaki ke lantaifitness tutorialfoot drivehip drive minimalkesalahan umum leg drivelatihan dada efektifleg drive amanleg drive bench pressleg drive powerliftingleg drive sederhanaleg drive tanpa mengangkat glutesmencegah butt liftpanduan gym pemulapantat tidak terangkat dari benchpower transfer lower bodyteknik bench press yang benarteknik leg drivetips fitnesstransfer tenaga dari kaki ke bar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fasilitas Kesehatan

Posyandu dan Prolanis: Manfaatkan Fasilitas Kesehatan Komunitas dari Pemerintah Manfaat artikel ini…

Teknik Lari di Turunan: Hindari Nyeri Lutut dengan 3 Prinsip Mudah

Setiap pelari pasti pernah mengalaminya: saat melewati jalur menurun, lutut terasa seperti…

Work-life balance remote working

Work-Life Balance di Era Remote: Ketika Fleksibilitas Menjebak dan Overworking Tak Disadari…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fartlek
Fitness & Olahraga

Fartlek: Speed Play yang Bikin Lari Cepat Tak Membosankan

By
Shakira Fauzan
Perbandingan lebar kaki squat: terlalu rapat, selebar bahu, terlalu lebar
Fitness & Olahraga

Panduan Posisi Kaki Squat untuk Pemula

By
Alika Reyhan
Pelari kehabisan napas di tengah jalan
Fitness & Olahraga

Teknik Bernapas Lari: Hidung vs Mulut, Mana yang Benar?

By
Rania Arkan
ilustrasi kelas kebugaran grup mobility flow
Fitness & Olahraga

Mobility Flow: Kelas Kebugaran yang Mengalahkan Kardio?

By
Kiara Rangga
https://fitnesid.com/
Facebook Twitter Pinterest Youtube Instagram
Company
  • Berita Kesehatan
  • Nutrisi & Diet
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness & Olahraga
  • Privacy Policy
  • Contact US
More Info
  • fitnesid.com

FitnesID.com

Portal Informasi Kesehatan, Fitness, dan Gaya Hidup Sehat

Join Community

Copyright © 2026 fitnesid.com, All Rights Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?